LPPM UPNVY Perkuat Akselerasi Guru Besar melalui Skema Hibah Bantuan Publikasi Hasil Penelitian bagi Dosen Lektor Kepala
Yogyakarta, 6 Juli 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN "Veteran" Yogyakarta menggelar Sosialisasi Skema Hibah Bantuan Publikasi Hasil Penelitian Program Percepatan Guru Besar pada Senin (6/7) di Ruang Rapat Lantai 5 Sayap Timur Gedung Rektorat. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kepala Pusat Penelitian LPPM, Dr. Sri Dwi Ari Ambarwati, M.Si., bersama Kepala LPPM, Prof. Dr. Dyah Sugandini, M.Si., sebagai upaya strategis untuk mendukung percepatan peningkatan jumlah Guru Besar di lingkungan UPN "Veteran" Yogyakarta.
Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si., dan dihadiri oleh para dosen dengan jabatan fungsional Lektor Kepala yang diproyeksikan menjadi Guru Besar.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa peningkatan jumlah Guru Besar merupakan salah satu prioritas dalam pengembangan universitas. Menurutnya, keberadaan Guru Besar menjadi indikator penting bagi kualitas akademik, kapasitas penelitian, dan daya saing institusi.
"UPN 'Veteran' Yogyakarta menargetkan jumlah Guru Besar mencapai minimal 2 persen dari total dosen sesuai rencana pengembangan universitas. Target ini memerlukan komitmen bersama serta dukungan melalui penelitian yang berkualitas dan publikasi ilmiah bereputasi. Saya berharap para dosen Lektor Kepala dapat memanfaatkan skema hibah ini sebagai akselerasi untuk memenuhi persyaratan menuju jabatan Guru Besar," ujar Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si.
Kepala LPPM, Prof. Dr. Dyah Sugandini, M.Si., menyampaikan bahwa LPPM berkomitmen memperkuat ekosistem riset dan publikasi ilmiah melalui berbagai program pendampingan. Salah satunya adalah Skema Hibah Bantuan Publikasi Hasil Penelitian Program Percepatan Guru Besar, yang dirancang untuk membantu dosen Lektor Kepala meningkatkan luaran penelitian dalam bentuk publikasi ilmiah bereputasi sebagai salah satu persyaratan penting menuju jabatan profesor.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penelitian LPPM, Dr. Sri Dwi Ari Ambarwati, M.Si., memaparkan secara rinci mekanisme pelaksanaan skema hibah, mulai dari persyaratan pengusulan, proses seleksi, bentuk pendanaan, hingga target luaran yang diharapkan. Ia menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada pemberian bantuan publikasi hasil penelitian sehingga dapat mempercepat pemenuhan persyaratan akademik bagi dosen yang sedang menempuh proses pengajuan Guru Besar.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta aktif berdiskusi mengenai strategi penyusunan artikel ilmiah, pemilihan jurnal bereputasi, mekanisme pengusulan hibah, serta langkah-langkah yang perlu dipersiapkan dalam proses pencapaian jabatan Guru Besar.
Melalui sosialisasi ini, LPPM UPN "Veteran" Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah dosen. Diharapkan Skema Hibah Bantuan Publikasi Hasil Penelitian Program Percepatan Guru Besar dapat menjadi instrumen strategis dalam mempercepat lahirnya Guru Besar baru di UPN "Veteran" Yogyakarta, sekaligus memperkuat reputasi akademik universitas melalui peningkatan luaran penelitian yang berkualitas dan berdampak.