Sinergi Kampus, PKK DIY, UMKM, dan Masyarakat Tuksono dalam Expo Hasil KKN UPN "Veteran" Yogyakarta

Admin LPPM
52
Sinergi Kampus, PKK DIY, UMKM, dan Masyarakat Tuksono dalam Expo Hasil KKN UPN "Veteran" Yogyakarta

Kulon Progo – Expo Hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belanegara Angkatan 84 kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diselenggarakan pada Rabu, 29 Juli 2026, di Balai Budaya Tuksono, Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini menjadi puncak pelaksanaan KKN kolaboratif yang bertujuan mendiseminasikan hasil pengabdian mahasiswa sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, PKK, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berbasis pemberdayaan.

Expo dihadiri oleh Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta, Prof. Dr. Ir. Mohamad Irhas Effendi, M.Si., didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi, Dr. Dra. Machya Astuti Dewi, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Hendro Widjanarko, S.E., M.M., Kepala LPPM Prof. Dr. Dyah Sugandini, S.E., M.Si., Sekretaris LPPM Dr. Avido Yuliestyan, S.T., M.Sc., Kepala Pusat KKN dan Teknologi Tepat Guna Dr. Ir. Eni Muryani, S.Si., M.Sc., serta jajaran Kepala Pusat LPPM. Turut hadir Wakil Ketua Tim Penggerak PKK DIY GKBRAA Paku Alam (Gusti Putri), Ketua TP PKK Kabupaten Kulon Progo, Ketua TP PKK Kapanewon Sentolo, Panewu Sentolo Armawati, S.Sos., M.Si., Lurah Kalurahan Tuksono Zainuri, dosen pembimbing lapangan, mahasiswa peserta KKN, serta masyarakat Kalurahan Tuksono.

Dalam sambutannya, Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kalurahan Tuksono dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan KKN. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi secara langsung dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Rektor juga berharap kolaborasi antara UPN "Veteran" Yogyakarta, Tim Penggerak PKK DIY, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus berlanjut melalui berbagai program pengabdian yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

Apresiasi juga disampaikan oleh Lurah Kalurahan Tuksono, Zainuri, yang menilai kehadiran mahasiswa KKN telah memberikan manfaat melalui berbagai program edukasi, pendampingan, dan inovasi. Beberapa program yang mendapat perhatian antara lain pemanfaatan limbah menjadi lilin serta pengolahan limbah plastik menjadi produk kreatif bernilai ekonomi. Program-program tersebut dinilai mendukung upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan sekaligus mendorong kreativitas dan kemandirian warga.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK DIY, GKBRAA Paku Alam (Gusti Putri), menyampaikan bahwa kolaborasi antara UPN "Veteran" Yogyakarta, PKK DIY, dan pemerintah kalurahan telah menghasilkan berbagai program yang mendukung pemberdayaan keluarga, peningkatan kapasitas masyarakat, serta pengembangan potensi lokal. Senada dengan hal tersebut, Panewu Sentolo, Armawati, S.Sos., M.Si., berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain seremoni, Expo Hasil KKN menampilkan berbagai luaran program kerja mahasiswa melalui stan pameran yang mengangkat tema pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, edukasi kesehatan, pelestarian budaya, inovasi pengelolaan lingkungan, hingga pemanfaatan potensi desa. Para tamu undangan berkesempatan berdialog langsung dengan mahasiswa mengenai proses pelaksanaan program sekaligus melihat berbagai produk dan inovasi yang dihasilkan selama kegiatan KKN. Suasana acara semakin semarak dengan penampilan seni karawitan dari siswa-siswi SMP Negeri 4 Sentolo yang memperkuat nilai pelestarian budaya lokal dalam rangkaian kegiatan.

Melalui penyelenggaraan Expo Hasil KKN ini, LPPM UPN "Veteran" Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi media diseminasi hasil KKN, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, PKK, dan masyarakat mampu menghasilkan inovasi yang berdampak positif, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta.