LPPM UPN Veteran Dan BEKRAF Sosialisasi Serta Fasilitasi HKI Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

 

561 total views, 6 views today

 

Sumbawa Besar, Media Center. Atas nama Pimpinan Daerah Kabupaten Sumbawa, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LPPM UPN Veteran Yogyakarta, yang telah bekerjasama dengan BEKRAF Republik Indonesia, untuk melaksanakan sosialisasi HKI dan memfasilitasi pendaftaran HKI bagi UMKM di Kabupaten Sumbawa.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah yang membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif, kamis pagi (2/8) di Hotel Transit Sumbawa Besar.

Disampaikan Wakil Bupati, UMKM yang berbasis ekonomi kreatif maupun non ekonomi kreatif merupakan pelaku usaha terbesar di Kabupaten Sumbawa. Jumlah usaha mikro, kecil dan menengah yang ada di Kabupaten Sumbawa sampai dengan tahun 2018, mencapai 11.598 unit usaha. Terdiri dari 11.347 usaha mikro, 244 usaha kecil dan 7 usaha menengah.

Dijelaskan pula, badan usaha yang telah memperoleh IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil) dari pemerintah kecamatan sebanyak 1.000 UMK pada tahun 2017, dan pada tahun 2018 ditargetkan sebanyak 500 UMK. Dan yang sudah terealisasi atau sudah diterbitkan IUMK-nya sampai dengan saat ini adalah sebanyak 215 UMK.

Lebih jauh Wabup menjelaskan, bahwa adapun jumlah produk yang saat ini sedang dalam proses pengajuan HKI dari UMKM Kabupaten Sumbawa berjumlah 24 produk, sementara yang berminat berjumlah 80 produk, dari 150 target yang ditetapkan oleh BEKRAF.

Wabup juga menyatakan, Pemda berkomitmen untuk mendukung percepatan kepemilikan HKI bagi UMKM-UMKM berbasis ekonomi kreatif di Kabupaten Sumbawa. Pemda berkeyakinan bahwa akhir tahun target BEKRAF dapat dipenuhi, tentunya dengan bantuan dan dukungan BEKRAF.

Sebelumnya, Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Bekraf Indonesia, Ari Juliano Gema dalam sambutan singkatnya menyampaikan bahwa, program sosialisasi dan fasilitasi tersebut adalah suatu program unggulan yang tanggung jawabnya diberikan ke Bekraf Indonesia.

Pemerintah berkomitmen, ekonomi kreatif harus menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Disampaikan pula, kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi HKI sebenarnya dalam rangka membuat produk komunitas yang biasa, menjadi produk dengan nilai tambah yang berlipat ganda. “Produk biasa akan menjadi luar biasa, harus didukung oleh mutu dan kemasan yang bagus dan jelas” ujarnya.

Hadir pada acara Sosialisasi dan Fasilitasi yang diprakarsai oleh LPPM UPN Veteran Yogyakarta bekerjasama dengan BEKRAF Republik Indonesia tersebut, Kepala Dinas Koperindag Kab. Sumbawa beserta jajaran serta diikuti oleh pelaku usaha se-Kabupaten Sumbawa. (ra/mckabsumbawa)

 

Sumber : Siaran Pers Humas Setdakab. Sumbawa  http://diskominfotik.sumbawakab.go.id/2018/08/02/lppm-upn-veteran-dan-bekraf-sosialisasi-serta-fasilitasi-hki-bagi-pelaku-ekonomi-kreatif/